KATEGORI

Granat Tangan Pasukan Islam Pada Perang Salib Abad Ke - 21






SUBULUSSALAMKINI.COM - Berbagai koleksi artefak yang mengesankan milik pribadi baru-baru ini diserahkan kepada Israel Antiquities Authority (IAA). Salah satu artefak tersebut adalah granat tangan berusia 1.000 tahun yang digunakan pasukan Islam dalam Perang Salib.

Benda-benda antik ini dikumpulkan sejak tahun 1973 oleh Marcel Mazliah dari Hadera, sebuah kota di pantai Mediterania Israel. Bekerja di stasiun listrik Orot Rabin, pria itu menemukan sebagian besar barang-barang di laut yang tenggelam bersama kapal.

Setelah kematiannya, keluarga Mazliah menghubungi IAA dan menyerahkan koleksi harta karun arkeologi tersebut.

Seorang ahli dari otoritas barang antik memeriksa bermacam-macam artefak dan terkejut menemukan beberapa benda yang berusia lebih dari 3.500 tahun. Temuan itu termasuk pin beralih, kepala pisau dari Zaman Perunggu Tengah dan sebuah granat tangan, yang umum digunakan oleh pasukan Islam selama Perang Salib dari 1099-1187.



Granat tangan era Perang Salib itu ditemukan dan diambil dari laut pada 2016
Keluarga yang menemukan peninggalan tua itu kemudian menyerahkannya kepada Otoritas Purbakala Israel.

Tidak seperti granat modern sekarang ini, granat kuno ini terbuat dari tanah liat berat serta memiliki permukaan indah yang timbul.Granat ini tidak meledak dengan pecahan peluru. Melainkan Granat tersebut diisi dengan minyak, nafta atau api Yunani dan dilemparkan pada musuh. Di antara benda-benda, ada juga mortir kuno, pestles dan lilin, yang ternyata diproduksi di Suriah pada abad kesebelas dan dibawa ke Israel.

Menurut para ahli, ini adalah bukti yang signifikan dari perdagangan logam yang dilakukan saat itu dan teruntuk granat dianggap sebagai senjata yang efektif,sebagian besar digunakan dalam pertempuran laut di mana api akan dengan mudah menghancurkan kapal musuh.
IAA menyatakan bahwa granat ini sangatlah populer Yerusalem selama Perang Salib, yang berlangsung pada abad 11-13.


No comments:

Post a Comment

Follow by Email