KATEGORI

Smart SIM Sudah Diresmikan Korlantas




Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri telah memperkenalkan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, namanya Smart SIM, hari ini, Minggu (22/9/2019).Lalu bagimana dengan SIM yang lama?

"SIM yang lama yang masih ada masa berlakukanya tetap dimanfaatkan dan tetap digunakan sehingga tetap menjadi pemilik bersangkutan," ungkap Irjen Refdi di Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Untuk itu, ia mengimbau bagi pengendara yang SIM-nya akan habis masa berlakunya segeralah melakukan perpanjangan."Jangan sampai nanti ada waktu SIM masa berlakunya habis itu akan dilakukan uji ulang. Tapi kalau untuk perpanjangan sebelum waktunya habis segera laporkan. Dan registrasi online sudah bisa dilakukan," tuturnya.

Refdi pun menilai, proses perubahan SIM lama menjadi pintar sama sekali tidak berbeda dengan proses pembuatan SIM maupun perpanjangan SIM sebelumnya.

Demikian pula dengan biaya pembuatan SIM pintar pun tidak berbeda dengan biaya pembuatan SIM lama.

"Soal biaya tidak ada perubahan. Semua tetap mengacu kepada PP 60. Sehingga tidak ada penambahan biaya. Yang kita tambah adalah peningkatan kualitas pelayanan. Kualitas menjadi lebih baik dan lebih simpel sehingga lebih indah dilihat," ucapnya.

Biaya Membuat Smart SIM Ternyata Tak Naik, Begini Cara Membuatnya


Adanya penambahan fitur anyar dari Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia atau dikenal dengan Smart SIM ternyata tidak membuat biaya pembuatan SIM menjadi naik.Hal ini dipertegas Kakorlantas Irjen Refdi Andri yang menyebut, tidak ada kenaikan tarif pembuatan dan perpanjangan SIM, meski sudah menjadi Smart SIM.

"Tidak ada perubahan. Semua mengacu ke PP 60. Tidak ada penambahan biaya. Yang kita tambah peningkatan kualitas layanan," tutur Refdi saat grand launching registrasi online SIM dan Smart SIM di di Hall Basketball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, (22/9/2019).

Begitupun dengan prosedurnya, dalam peluncuran disebutkan beberapa langkah untuk bisa mendapatkan Smart SIM. Pertama, pemohon melakukan pendaftaran melalui Web Registrasi SIM Online yang ada di halaman web Korlantas.

·         Kedua, pembayaran melalui teller/ATM/EDC BRI


·         Ketiga, datang ke lokasi Satpas/Gerai/SIM Keliling yang telah dipilih saat registrasi melalui website.


·         Keempat, pengecekan data yang telah diinput di website.


·         Kelima, identifikasi dan verifikasi (pengambilan foto, sidik jari dan tanda tangan).


·         Keenam, ujian teori dan praktik (untuk pemohon SIM baru dan peningkatan golongan)


·         Ketujuh, penerbitan SIM (Jika ujian teori dan praktek lulus)

Menyoal biaya sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Juknis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) disebutkan tarif, di antaranya;

1.      SIM A

Pembuatan SIM: Rp120.000
Perpanjang SIM: Rp80.000



2.      SIM B1
Pembuatan SIM: Rp120.000
Perpanjang SIM: Rp80.000

3.      SIM B2

Pembuatan SIM: Rp120.000
Perpanjang SIM: Rp80.000



4.      SIM C
Pembuatan SIM: Rp100.000
Perpanjang SIM: Rp75.000

5.      SIM D (penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus)

Pembuatan SIM: Rp50.000
Perpanjang SIM: Rp30.000.


Kegunaan Dari Smart SIM


SIM model baru atau Smart SIM sudah dirilis dan bisa untuk membayar denda tilang.Sebab, SIM model baru ini juga berfungsi sebagai e-money atau alat pembayaran dengan saldo maksimal Rp 2 juta. Nantinya, pemilik Smart SIM yang ingin menggunakan kartu tersebut sebagai uang elektronik dapat mengaktivasi ke bank terkait.

Lantas bagaimana cara mengisi saldo uang elektronik ke SIM pintar?

cara pengisian Smart SIM layaknya mengisi kartu e-toll.Hal itu dapat dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) maupun minimarket. Smart SIM berkerjasama dengan tiga bank yaitu BRI, BNI dan Bank Mandiri.Namun saat ini yang terlebih dulu akan diuji coba ialah BNI.

Bentuk Smart SIM alias SIM Pintar


Smart SIM bukan sekadar SIM biasa yang punya fitur uang elektronik.Sebab hal itu sifatnya opsional, jika merasa perlu pengguna bisa mengisi saldo ataupun tidak.Dia pun belum bisa mengatakan kapan SIM model baru ini bisa dijadikan alat pembayaran tilang.Hanya mengatakan Smart SIM merupakan upaya Korlantas Polri memberikan layanan kepada masyarakat.

"Jadi jangan hanya disorot mengenai e-money. Kita ingin meningkatkan fitur, transparan dan tanpa menambah biaya. Jadi kalau sekarang SIM lebih bagus dan modern," katanya.




No comments:

Post a Comment

Follow by Email